Minggu ke 14 di KPB

Hari pertama tidak bosan selalu kita pergi ke Kebun Belakang, dan minggu ini dibagi tugas, ada yang memotong rumput sekitar jagung, menyangkul rumput yang sudah banyak rumputnya, lalu ada yang memotong arit ( tidak terlalu tahu). Aku bagian memotong rumput yang berada di dekat tanaman jagung, rasanya banyak tapi tidak tahu kenapa minggu ini semangat banget dan kerjanya menjadi cepat selesai, setelah kita memotong rumput kita menanyakan kepada kang Misbah apakah yang kita kerjakan sudah rapih, dan ternyata rapih katanya. Semua selesai mengerjakan dan kita lanjut pindahin fermentasi wine ke depan untuk kita coba, tapi ternyata winenya masih kemanisan jadi kita harus membeli balon dan menunggunya lagi selama seminggu, Aku, Sasa, dan Tyogo mencari balon untuk menutupnya, ternyata kita menemukan balon tetapi jelek, setelah kembali ke Kebun Belakang ternyata Tyogo menemukan balon yang lebih bagus dari sebelumnya, semua memasang balon dan menyimpan wine kembali ke saung, ada juga yang dibawa pulang.

daun basah

Hari Selasa seperti biasa kita presentasi, aku tertarik sama yang dibuat Farah yaitu Automata kalau tidak salah, aku ingin mencoba untuk membuat dengan sedikit tambahan, tetapi aku masih bingung bahan apa yang bagus untuk digunakan, karena aku belom pernah dan tidak tahu tentang pembuatan automata tersebut. Setelah presentasi Farah dilanjut lagi dengan presentasi proyek besar yang dijelaskan oleh Tyogo dan Carenza, jujur aja aku ngantuk karena apa yang sudah dijelaskan pasti dijelaskan kembali, makannya aku tidak terlalu perhatikan seperti aku tertarik dengan presentasi Farah yang simple dan menarik.

Rabu kita bertemu lagi dengan komunitas Rumah Kedua dan kita ketemuan untuk bikin video di Babakan Siliwangi. Kita mengobrol harus bagaimana buat video nya dan ternyata harus menunggu karena ada yang belum datang dan harus mengambil kamera. Lama banget kita menunggu dan yang tadinya aku semangat untuk melukis, malah tidak semangat dan kesal karena menunggu terlalu lama, lalu ternyata kita bisa menyalurkan emosi kita ke karya.

Sudah lama menunggu dan pas sudah datang belum mulai juga buat video nya, jadi aku memutuskan untuk membuat lukisannya duluan, aku niatin ngelukisnya dengan tangan dan jadinya malah jelek, lalu aku mulai kesal dan itu membuat aku malah mengasal saat melukis, dengan adanya perasaan marah, kecewa, bosan, aku tidak memperhatikan yang berada di sekitarku. Aku jadi punya dunia sendiri saat aku melukis, seperti aku ada di ruangan kosong yang berisik tapi sepi, yang kulakukan hanyalah melukis dan fokus ke emosinya.

lukisan lia.jpeg

Setelah melukis perasaan aku tenang karena merasa sebagian emosi yang tadi aku rasain tumbah ke lukisan yang aku buat.

Kamis kita mengerjakan Proyek Besar di rumah Khalid, kita hanya menyelesaikan prototype untuk Sanggar Mitra, karena kita keburu malas soalnya banyak makanan, jadinya kita hanya menyelesaikan tempat sampah yang menempel pada prototype. Gehu nya juara enak banget, setelah makan gehunya pasti tidak bisa berhenti dan ketagihan, setelah makan gehu kita dimasakin spaghetti enak banget, tetapi karena aku sudah makan aku kenyang dan membawa pulang makanannya.

Jumat hari yang bahagia ternyata pulangnya sore karena menyelesaikan tugas agar kita tidak banyak hutan, dan hari jumat minggu ini kita sangat fokus mengerjakan tugas. Kita bagi jadi 2 kelompok, pertama membuat bahan untuk presentasi hari Selasa nanti yang terdiri dari Aku, Sasa, Farah, dan khalid. Prototype dibuat oleh Oby, Tyo, Khalid dan Carenza. Aku, Sasa, Farah pergi ke toko buku untuk membeli bahan – bahan, setelah kembai lagi kita semua langsung membuat bahan untuk presentasi, denan banyaknya ide dan kesepakatan, akhirnya dibagi tugas lagi, aku membuat yang Kebun Belakang, Sasa membuat tentang Sanggar Mitra, dan khalid membuat tentang Cibunut, sedangkan Farah yang membuat gambar – gambar yang kita minta, sekitar jam 4 an kita nyelesain semuanya dan merasa senang karena baru kali ini kita bener – bener fokus walau tidak dijaga oleh kakak, tetapi kita membuat time lapse saat kita bekerja.

daun kering3 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s