Bank Sampah di Kecamatan Sukasari

Halo semua di blog kali ini aku akan membahas tentang sampah lagi, tetapi berbeda dengan blog yang sebelumnya, kalau sekarang aku akan membahas tentang bank sampah yang ada di Kecamatan Sukasari. Tiap kecamatan tentunya ada beberapa hal yang berbeda dengan pengelolahan sampahnya, karena itu aku akan membahasnya bersama dengan pengalaman aku selama berada di sana.

K11 berkumpul di tempat yang sudah ditetapkan, lalu berlanjut ke tempat bank sampah itu berada, orang-orang yang ada di sana semuanya ramah dan mau mengajari kami bagaimana cara menimbang, menyatat hasil timbangan sampah yang warga setor. Awalnya kami hanya diam dan memperhatikan tanpa adanya kemauan untuk mencoba kegiatan yang sedang berlangsung di sana, ada sekitar empat kegiatan yang ada di bank sampah, pertama adalah memilah sampah, lalu kita juga bisa melihat pencatatan online yang dibuat untuk mencatat berapa berat sampah dan juga tipe sampah tersebut, lalu ketiga adalah pencatatan manual karena jika catatan online yang dibuat tidak bisa dibuka, maka masih ada catatan cadangan yang bisa dilihat, yang terakhir adalah nimbang berat sampah.

Pertama aku memilah sampah, caranya adalah aku harus membersihkan cup sesuai dengan yang diajarkan, nah karena cup yang warna sudah selesai, jadi aku memutuskan untuk tidak melanjutinya lagi. Selain memilah sampah aku juga mencoba untuk menimbang sampah, kegiatan ini cukup seru karena aku hanya mengangkat dan menimbang sampah tersebut. Awalnya aku masih malu-malu tapi lama kelamaan aku senang berkegiatan di sana. Aku menimbang sampah cukup lama, karena banyak sekali kantong sampah yang harus ditimbang.

Sebelum warga membawa sampahnya ke bank sampah, mereka juga harus memisahkan sampahnya sesuai dengan tipe sampah yang ada di sana, ada lumayan banyak tipe sampah yang ada di sana, yang aku ingat adalah cup A, cup A adalah cup yang warnanya bening, tanpa dicampur dengan cup yang berwarna. Cup yang berwarna bening lebih mahal dari pada cup yang berwarna warni.

IMG_6913

Ini adalah sampah yang sudah di pilah dan dikumpulkan kedalam satu tempat saja. Ini adalah Cup A yang sudah aku jelaskan di atas, bahwa dia cup yang benar-benar bening dan tidak ada warnanya.

Nah ada yang berbeda dengan Cibunut, kalau disini sampah botolan itu hanya diremukan. Sebelum kami berkunjung ke bank sampah yang ada di Kecamatan Sukasari, kami juga dulu pernah berkegiatan beberapa kali di Cibunut untuk mengolah sampah.

Kegiatan ini kami mulai dari jam delapan pagi hingga jam sebelas, sebelum kami diantar ke bank sampah, kami juga diajak oleh Pak camat untuk melihat pengelolahan sampah organik yang diterapkan oleh Kecamatan Sukajadi ini, selain itu juga kami melihat tanaman-tanaman yang berada di dekat taman kecamatan, katanya pegawai-pegawai yang ada di sana yang menanam tanaman tersebut dan juga merawatnya.

IMG_6906

Tempatnya memang lumayan panas karena sudah mulai siang, tetapi tempat di sana bersih dan tidak terlalu bau walau banyak sampah, karena bersih dan tidak terlalu kotor aku merasa nyaman berkegiatan di sana walaupun saat memilah sampahnya sedikit panas, tetapi saat menimbang sampah aku tidak kepanasan karena ada genteng diatasnya.

Terima kasih semuanya yang sudah membaca blog aku kali ini, ditunggu blog aku yang selanjutnya ya. Buang sampah pada tempatnya yaa :), jangan lupa untuk menjaga lingkungan yang berada di sekitar kita.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s