Pengelolaan Sampah Yang Ideal

Halo semua di blog kali ini aku akan menceritakan pengelolaan sampah yang ideal di Indonesia menurut aku pribadi, jika melihat keadaan saat ini yang masih banyak sekali sampah di Indonesia. Hal itu bisa terjadi karena banyak sekali masyarakat yang belum sadar terhadap lingkungan. Banyak sekali cara-cara untuk mengolah sampah, salah satunya adalah ecobrick, ecobrick adalah botol bekas yang diisi dengan sampah-sampah plastik yang sangat banyak, diisi hingga penuh dan padat, ecobrick ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuat prakarya, atau membuat kursi, dengan cara membuat ecobrick yang banyak hingga bisa digabung. Sebelum membuat ecobrick sebaiknya kita pilah dulu sampah yang bisa di daur ulang dan yang tidak bisa.

Ada empat macam sampah yang harus di pisahkan yaitu sampah B3, sampah yang bisa di daur ulang, sampah kertas dan kardus, dan sampah lain-lain. Sampah B3 adalah sampah yang bahannya beracun dan berbahaya. Sampah yang bisa di daur ulang adalah sampah botol atau plastik yang bisa digunakan untuk membuat ecobrick ataupun disumbangkan ke bank sampah. Kalau sampah kertas dan kardus kita bisa juga sumbangkan ke bank sampah ataupun pemulung. Sampah lain-lain ini adalah sampah yang sudah tidak bisa di daur ulang dan akan dibuang ke tempat pembuangan akhir dengan kata lain adalah TPA.

Salah satu cara tepat untuk mencegah sampah adalah kita bisa menerapkan zero waste, bagi yang belum tahu cara untuk menerapkan zero waste, aku akan kasih tahu caranya yang mudah banget untuk dicontoh, salah satu caranya adalah dengan membawa tempat bekal ataupun membawa botol minum dari rumah, sehingga tidak perlu membeli minuman botol di luar. Selain membawa botol dan tempat makan sendiri, kamu juga harus membawa kantong kain kemana-mana jadi jika sedang berbelanja kita tidak perlu menggunakan kantong plastik.

Menurut aku pengelolaan sampah yang ideal itu adalah membersihkan sampah-sampah yang akan dibuang, sehingga sampah tersebut tidak bau dan kotor, lalu memisahkan dengan plastik-plastik atau sampah yang sudah tidak dapat digunakan kembali. Walaupun sampah-sampah tersebut akan dibuang nantinya, tapi kalau mencucinya sebelum dibuang akan membuat udara dan tempat bersih dan tidak bau.

Selain cara-cara yang diatas, kita juga bisa membuat lubang biopori, lubang biopori bermanfaat untuk mencegah banjir, selain itu juga biopori diterapkan untuk memulihkan kesuburan tanah, melindungi tata air, dan juga kelastrian daya dukung lingkungan. Biopori adalah lubang yang cukup dalam dan besar untuk dimasukkan sampah makanan, lubang biopori perkiraan sedalam 80 – 100 cm dengan diameter sebesar 10 – 30 cm. Biopori juga dapat menghasilkan pupuk kompos yang sangat bermanfaat jika menerapkan biopori secara rutin.

Menurut aku jika kebanyakan masyarakat sadar dan menjaga lingkungan dengan baik, maka Indonesia mulai berkurang sampahnya dan udara di Indonesia pun bakalan membaik. Sebenarnya di Bandung sudah ada yang mempraktekan cara-cara yang sudah aku sebut diatas tadi, Kang Pisman yaitu Kurangi, pisahkan, dan manfaatkan. Kang pisman ini adalah gerakan jangka panjang yang sudah berlangsung dan sudah digunakan di Bandung.

Gerakan kang pisman ini adalah gerakan yang bagus untuk pengelolaan sampah di kota Bandung, walaupun yang menerapkan baru beberapa kewilayahan tapi tetap saja masih bermanfaat. Jadi pengelolaan yang ideal menurut aku adalah kita bisa ikut enjalani gerakan kang pisman ini, seperti kurangi pemakaian sampah, pisahkan sampah-sampah sesuai jenis yang sudah dikatakan tadi, dan juga memanfaatkannya dengan cara membuat ecobrick atau membuat prakarya yang bisa digunakan seperti membuat tas dari plastik. Jika kita sudah menerapkannya mungkin Indonesia akan berkurang sampahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s